lazada 1

Minggu, 27 Desember 2015

Pentingnya Menjaga Kebersihan Tempat Tidur

Di setiap rumah, pasti menggunakan seprei sebagai alas untuk tempat tidur di rumahnya. Alas yang wajib digunakan untuk melapisi bantal, guling dan kasur adalah sarung bantal, sarung guling dan seprei yang bertujuan untuk mencegah agar kulit Anda tidak langsung menyentuh material kasar yang membalut benda-benda tersebut. Namun, yang perlu disayangkan adalah sebagian besar orang merasa malas untuk sering mengganti seprei dan alas tempat tidurnya.


DR. dr. Iris Rengganis, SpPD, KAI memberi penjelasan bahwa “sebaiknya selalu ganti sprei dan sarung di tempat tidur setidaknya satu kali seminggu. Kenapa? Karena jika lebih dari satu minggu pasti akan banyak debu yang menempel pada sprei dan sarung. Tidak hanya itu, di dalam debu terdapat sebuah makhluk yang berukuran sangat kecil bernama tungau yang bisa menembus pori-pori sprei dan sarung bantal. Kotoran tungau ini  adalah salah satu pencetus alergi yang bisa membuat orang menjadi sesak napas, kulit kemerahan, bersin-bersin, ataupun gatal-gatal. Dan ini bisa terjadi pada semua orang sekalipun mereka tidak memiliki bakat keturunan alergi.”

Namun ternyata, tempat bersarangnya tungau debu rumah, bukan hanya pada sarung bantal, sarung guling dan seprei. Tungau debu rumah juga dapat berkembang biak dengan subur pada karpet dan bantal guling yang berisi bulu-bulu angsa. dr. Iris kemudian memberi saran “beludru dan juga bulu adalah bahan yang paling cepat menangkap tungau debu rumah dan membuatnya terperangkap di dalam bahan tersebut. Jadi, sebaiknya hindarilah memilih bantal-guling yang berisi bulu-bulu angsa. Dan jika di rumah memang menggunakan alas karpet, sebaiknya setiap hari bersihkan dengan vacuum cleaner dan masukkan karpet ke laundry setiap sebulan sekali.”

alu, dr. Iris menambahkan “atau jika memang kamu menginginkan kasur, bantal, dan gulingmu terbebas dari tungau debu rumah; kamu bisa memilih untuk menggunakan sprei dan sarung antitungau yang sudah bisa diperoleh di beberapa tempat. Tapi, memang harganya tidak murah karena pori-pori bahan tersebut dibuat sangat kecil supaya tidak bisa ditembus oleh tungau debu rumah. Lapisi bantal-guling dengan sarung atitungau dan kemudian baru lapisi lagi dengan sarung biasa. Sarung antitungau ini bisa kamu cuci setiap satu bulan sekali.”
Jadi, saat Anda mulai sering merasakan kulit kemeraham sesak napas ataupun bersin-bersin, maka sebaiknya Anda mulai aktif untuk menjaga kebersihan yang berada di sekitar tempat tidur Anda.
Anda juga tidak akan sepenuhnya memperoleh kenyamanan jika Anda membeli barang dengan bantal bulu angsa yang memiliki harga yang lebih mahal. Memang Anda akan mendapatkan tidur yang lebih nyaman jika menggunakan bantal atau guling yang berbahan bulu angsa karena bantal yang berbahan bulu angsa jauh lebih empuk dibandingkan bantal atau guling yang memiliki bahan lain, namun bantal atau guling yang berbahan bulu angsa ternyata merupakan tempat yang subur untuk berkembang biaknya sumber penyakit.

Sabtu, 26 Desember 2015

TIPS AGAR SEPATU TIDAK BAU

bau sepatu biasanya memiliki bau yang tidak sedap. Hal ini tentu akan membuat kaki anda juga memiliki bau yang tidak sedap. Oleh karena itu melalui artikel ini saya mencoba untuk berbagi informasi mengenai cara menghilangkan bau sepatu tidak sedap. Semoga dengan mengetahui informasi ini bisa menjadi solusi bagi anda dalam menghilangkan bau tidak sedap pada sepatu anda.
Untuk menghilangkan bau sepatu tidak sedap sebenarnya sangat mudah sekali. Hanya saja selama ini kita tidak mengetahui informasinya tau juga cara yang kita terapkan kurang tepat sehingga bau tidak sedap pada sepatu kita tetap bertahan dan tidak mau hilang. Untuk menghilangkan bau sepatu tidak sedap, anda bisa menggunakan cara menghilangkan bau sepatu tidak sedap berikut ini. 

Cara Menghilangkan Bau Sepatu Tidak Sedap

1. Untuk menghilangkan bau sepatu tidak sedap bisa anda lakukan dengan menggunakan kopi yang dibungkus dengan tisu. Caranya cukup mudah yaitu dengan memasukkan kopi yang telah dibungkus tadi ke dalam sepatu anda.

2. Menghilangkan bau sepatu tidak sedap bisa juga anda lakukan dengan menyimpan sepatu pada tempat yang dingin selama semalaman. Selama penyimpanan, bungkuslah sepatu dengan koran serapat mungkin. Hal ini bertujuan untuk menyerap bau yang ada pada sepatu anda.

3. Agar sepatu yang anda miliki tidak berbau, sebaiknya anda jangan memakai sepatu anda saat kondisi kaki anda sedang basah atau lembap. Kondisi kaki yang basah atau lembab akan menyebabkan bakteri pada sepatu anda dapat berkembang biak dengan cepat dan nantinya akan menyebabkan bau tidak sedap pada sepatu anda.

4. Anda juga bisa menggunakan obat khusus berupa semprotan pewangi atau foot spray pada bagian dalam sepatu anda untuk mencegah bau tidak sedap. Setelah disemprot jangan langsung digunakan, anda harus mengangin-anginkan sepatu anda agar cepat kering.

5. Jika sepatu anda basah terkena air hujan, segera keringkan sepatu anda dan masukkan beberapa lembar tisu atau koran ke bagian dalam sepatu anda agar memudahkan penyerapan sehingga sepatu anda cepat kering.

6. Untuk menghilangkan bau sepatu tidak sedap bisa anda lakukan menggunakan soda kue. Caranya cukup keringkan sepatu anda kemudian taburkan 1 sendok makan soda kue ke bagian dalam sepatu dan biarkan selama semalaman. Selanjutnya bersihkan soda ke dari bagian dalam sepatu.

7. Untuk menghilangkan bau sepatu tidak sedap bisa juga anda lakukan menggunakan silica gel. Silica gel berfungsi untuk menyerap uap air pada udara sehingga kondisi lingkungan tetap kering. Silica gel dikemas dalam bentuk sachet yang biasanya terdapat dalam kotak sepatu saat kita membeli sepatu. Cukup masukkan silica gel ini kebagian dalam sepatu anda saat disimpan maka sepatu anda akan terbebas dari bau tidak sedap.

8. Jika sepatu anda merupakan sepatu olahraga atau sepatu kets dan bukan sepatu kerja tau sepatu kulit, cara untuk mencegah bau sepatu tidak sedap bisa anda lakukan dengan rutin mencuci sepatu anda minimal sebulan sekali. 

Nah sobat sekalian, itulah beberapa cara untuk menghilangkan bau sepatu tidak sedap. Semoga artikel Tips Cara Menghilangkan Bau Sepatu Tidak Sedap di atas bisa bermanfaat bagi anda. Jika anda mempunyai cara lain, silahkan tambahkan melalui komentar anda. Terima kasih atas kunjungan anda dan jangan lupa untuk memberi makan anak yatim.

Source: http://www.tiportips.com/2013/07/Tips-Cara-Menghilangkan-Bau-Sepatu-Tidak-Sedap.html

Cara Mengetahui Ada atau Tidaknya Klorin Dalam Pembalut Wanita

Sebagian besar produk pembalut wanita yang terdaftar di Kementerian Kesehatan ternyata memiliki kandungan klorin atau bahan kimia pemutih di dalamnya, demikian menurut hasil temuan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Sementara untuk memperkuat hasil penelitiannya, pihak YLKI menguji kadar klorin pembalut itu di laboratorium independen TUV NORD yang terakreditasi selama Januari-Februari 2015.
Dalam melakukan penelitian, diambil sampel sembilan merek pembalut dan tujuh merek pantyliner yang dijual di peretail modern. Yang mengejutkan adalah hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa semua sampel mengandung klorin 5-55 ppm. Anggota Pengurus Harian YLKI, Ilyani Sudrajat, mengatakan selama ini banyak perempuan yang mengeluhkan pembalut mereka menyebabkan iritasi.

Cara Mengetahui Ada atau Tidaknya Klorin Dalam Pembalut Wanita

Hampir setiap masa kini menggunakan pembalut disaat sedang menstruasi. Selain digunakan saat menstruasi, pembalut juga biasa digunakan setelah melahirkan untuk menampung darah nifas.
Sayangnya, hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa sebagian besar pembalut wanita yang beredar saat ini mengandung klorin, yaitu zat kimia berbahaya. Hal ini juga yang mungkin jadi penyebab kenapa banyak wanita yang mengeluhkan mereka mengalami iritasi pada kulit area intim wanita setelah memakai pembalut.
Sebagai wanita yang biasa memakai pembalut saat mentruasi, maka pastilah ada kekhawatiran besar terkait berita adanya kandungan klorin dalam pembalut yang biasa digunakan. Karena itu, untuk mengetahui apakah benar memang ada kandungan klorin pada pembalut yang anda gunakan, maka anda bisa melakukan uji sendiri kandungan klorin dari pembalut yang biasa anda gunakan.
Berikut adalah tips cara mengatahui ada tidaknya kandungan klorin di dalam pembalut yang biasa anda gunakan sebagaimana yang dikutip dari laman Tempo.
1. Sobeklah produk pembalut yang biasa anda gunakan, lalu ambil bagian inti di dalamnya.
2. Ambillah segelas air putih. Upayakan menggunakan gelas yang transparan, sehingga air bisa terlihat lebih jelas.
3. Comot sebagian lembar inti pembalut yang biasa anda gunakan, kemudian celupkan ke dalam air tersebut. Lantas aduklah dengan sumpit.
4. Sekarang lihat, apakah ada perubahan warna air di dalam gelas tersebut. Jika bahan pembalut higienis dan bersih, maka seharusnya air akan tetap jernih.
5. Lihat juga apakah produk pembalut tetap utuh atau hancur seperti pulp atau bubur kertas. Jika jawabannya hancur dan airnya keruh, maka ini artinya produk pembalut yang anda gunakan mengandung zat kimia berbahaya pemutih atau klorin.
Adapun bahaya yang mungkin timbul akibat menggunakan pembalut berpemutih bisa mempengaruhi kesehatan daerah kewanitaan seperti kanker serviks, demikian menurut Handrawan Nadesul, penulis buku dan praktisi kesehatan. Dokter yang juga dikenal sebagai motivator kesehatan ini juga mengungkapkan bahwa pembalut wanita bisa menimbulkan berbagai penyakit seperti kanker kandung kemih dan kanker usus.
Lebih lanjut, Handrawan menyarankan untuk cara mencegah bahaya dari menggunakan pembalut yang mengandung klorin, yaitu agar wanita mengganti pembalut dengan kain, khususnya handuk, yang sudah jelas aman. Tapi ia setuju bahwa daya serap pembalut memang lebih dahsyat sehingga mungkin akan sulit bagi banyak wanita untuk tidak menggunakan pembalut wanita yang kini banyak dijual.

Bahaya Klorin dan Dioxin Pada Pembalut Wanita

Pembalut umumnya digunakan wanita saat menstruasi. Namun, pembalut yang telah beredar di pasaran rupanya mengandung klorin yakni bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih. Namun, Kementerian Kesehatan meminta kepada para wanita untuk tidak khawatir dengan kandungan klorin pada pembalut, karena yang berbahaya bagi kesehatan adalah jika pembalut mengandung dioxin.
Menurut, Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan dari Kementerian Kesehatan, Maura Linda Sitanggang mengatakan bahwa kandungan yang tidak boleh digunakan pada pembalut adalah dioxin dimana jika dalam suhu panas kandungan tersebut dapat menguap dan masuk ke dalam tubuh. 


Linda juga menambahkan, bahwa kandungan klorin pada pembalut yang beredar di Indonesia dinilai masih dalam batas aman. Akan tetapi, Food and Drug Administration (FDA) atau badan pengawas obat dan makanan di Amerika Serikat merekomendasikan bahwa pembuatan pembalut haruslah bebas klorin. Sebab, kandungan klorin pada pembalut wanita maupun pantyliner tidak aman bagi kesehatan organ intim wanita, seperti risiko terjadi iritasi, gatal-gatal, dan juga keputihan. Inilahbahaya kandungan klorin dan dioxin pada pembalut wanita

Selain itu, menurut naturallysavvy.com, ada beberapa jenis penyakit yang bisa muncul akibat paparan klorin dan juga bahan berbahaya dalam pembalut, salah satunya adalah Pelvic Inflammatory disease (PID) atau radang panggul. Radang panggul tersebut nantinya dapat menimbulkan masalah-masalah reproduksi, salah satunya adalah endometriosis yang bisa memicu kemandulan. Paparan klorin yang tidak terlalu sering mungkin masih bisa ditolerir oleh tubuh, tapi bila paparan klorin sampai bisa diakumulasi atau dalam hal ini pemakaian pembalut yang rutin tiap bulan, tentu saja risiko terserang penyakit semakin besar.

Selain itu, berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 472/MENKES/PER/V/1996 tentang pengamanan bahan berbahaya bagi kesehatan, mencantumkan klorin sebagai bahan kimia bersifat racun dan iritasi.

Untuk pembalut wanita, haruslah bersih dan tidak mengandung kotoran atau zat asing, tidak berbau, hingga tidak menyebabkan iritasi atau efek yang dapat membahayakan bagi organ intim wanita. 

Adapun, 9 pembalut yang mengandung klorin, yaitu merek Charm (54,73 ppm/parts per million), Nina Anion (39,2 ppm), My Lady (24,44 ppm), VClass Ultra (17,74 ppm), Kotex (8,23 ppm), Hers Protex (7,93 ppm), Laurier (7,77 ppm), Softex (7,3 ppm), dan Softness Standar Jumbo Pack (6,05 ppm).

Untuk pentyliner, yaitu V Class (14,68 ppm), Pure Style (10,22 ppm), My Lady (9,76 ppm), Kotex Fresh Liners (9,66 ppm), Softness Panty Shields (9 ppm), CarFree Superdry. (7,58 ppm), dan Laurier Active Fit (5,87 ppm).

Anda Sungguh Luar Biasa Jika Bisa Temukan Orang Tak Berpakaian dalam Foto Ini

Manusia lenyap dan yang tersisa adalah binatang.
Kulit manusia dijadikan kanvas oleh Johannes Stotter sebagai media untuk menorehkan karya lukisannnya.
Modelnya diubah menjadi katak, burung atau bunglon.
Mulai dari-->
Manusia menyamar jadi bunglon
Dalam tubuh bunglon ini bersembunyi dua perempuan.

Burung bayan ini …
...juga bukanlah burung sungguhan. JJohannes Stötter memerlukan sekitar 4 jam untuk menciptakan ilusi ini.

Hijau yang mengelabui
Untuk menciptakan katak dari lima orang ini dibutuhkan sekitar lima jam.
Selengkapnya Anda dapat melihat foto-foto lainnya di sini.(dw.de/johannesstoetterart.com)

Inilah Bahaya Celana ketat terhadap Pria

Celana jins (jeans) ketat ternyata menyimpan sejumlah efek buruk terhadap kesehatan apalagi terhadap kesuburan pria, khususnya. Ini efek buruk jangka panjang lho!.
Dilaporkan dokter Jessica Florencia di portal informasi kesehatan, Klikdokter.com, celana jins ketat bukan hanya memberikan dampak buruk jangka pendek seperti rasa tidak nyaman hingga sakit, namun juga dapat menyebabkan efek jangka panjang pada kesehatan.
Menurut Florencia, hasil survei pada 2000 pria di Inggris yang dilakukan oleh dr Hilary Jones untuk TENA Men, ditemukan bahwa 1 dari 10 orang pria yang memakai celana jins ketat mengalami konsekuensi kesehatan yang tidak nyaman.
Dikatakan, secara medis, menggunakan celana jins ketat dan juga pakaian dalam yang terlalu ketat pada pria dapat memicu terjadinya:
- Infeksi saluran kemih,
- Overactive bladder (kandung kemih yang terlalu aktif, sehingga terlalu sering berkemih),
- Menurunnya jumlah produksi sperma dan infeksi jamur di daerah selangkangan.
Proses pembentukan sperma sangat sensitif terhadap suhu.
Dibutuhkan suhu optimal sekitar 34-35 derajat Celcius, sesuai dengan suhu tubuh manusia, untuk pembentukan sperma yang baik.
Adanya masalah jumlah sperma dan pembentukan sperma yang kurang baik pada pria juga diduga karena adanya peningkatan suhu di daerah genital. 
Dalam hal ini disebabkan karena suhu yang meningkat di daerah selangkangan karena jins atau pakaian dalam yang terlalu ketat.
Peningkatan suhu di daerah sekitar testis telah diteliti dapat menyebabkan menurunnya gerakan sperma, meningkatnya kerusakan sperma dan menurunnya fungsi sperma untuk pembuahan.
Gaya hidup tidak sehat dan tidak aktif, lebih sering duduk dan penumpukan lemak di sekitar perut juga merupakan faktor-faktor yang dapat menyebabkan peningkatan suhu di sekitar testis.
Selain itu, celana jins yang terlalu ketat juga dapat menyebabkan cedera testis pada pria. 
Untuk itu, disarankan bagi para pria untuk memakai celana jins yang lebih longgar dan memberikan ruangan yang cukup untuk Anda bergerak serta nyaman untuk Anda.
Dan, bagi Anda yang ingin berkeluarga, menggunakan celana yang lebih longgar dapat membantu menjaga kesuburan Anda.

16 Cara Agar Rumah Jadi Sejuk Tanpa AC

Berbagai hal dapat memicu rumah terasa panas dan menyesakkan, seperti kurangnya Windows, ventilasi, atau langit-langit rendah. Akhirnya, memaksa kita untuk menggunakan AC sehingga itu akan mengeluarkan biaya.
Banyak yang menggunakan pendingin udara (AC) sebagai jalan pintas ketika rumah merasa panas atau gerah.

Tips agar Rumah Jadi Sejuk Tanpa AC

bagi Anda yang ingin mengurangi anggaran dan lebih banyak listrik serta ramah lingkungan, ada tujuh tips yang dapat dilakukan:

1. Langit-langit tinggi

Langit-langit rendah membuat rumah merasa sempit dan menyesakkan. Sebaliknya, plafon tinggi akan membuat ruangan tampak lebih luas dan terasa sejuk.
Menghilangkan langit-langit sehingga ruang terbuka untuk atap juga dapat menjadi pilihan. Mengurangi panas, Anda dapat menggunakan lapisan aluminium foil dipasang di bawah genteng.

2. Rongga di bawah atap anti panas

Membuat rongga di bawah atap dapat mengusir radiasi panas dari daerah loteng. Hal ini dapat diterapkan di rumah dengan bentuk atap datar yang menempel ke bangunan tetangga dan efektif juga pada atap berbentuk sandar tanpa plafon.

3. lubang di gunungan membuat ruangan dingin

Buatlah lubang di atap berbentuk pelana. Namun, daripada membuat lubang sembarangan, tapi lubang udara mengalir sehingga rumah tidak panas dan pengap.
Anda dapat membuat lubang sesuai selera. Misalnya, Anda dapat membuat sebuah lubang dalam bentuk segitiga dan bujur sangkar. Namun, ini masih disesuaikan dengan desain rumah.
Jumlah lubang angin juga disesuaikan dengan iklim bangunan, seperti di daerah pegunungan tidak memerlukan banyak ventilasi. Lain halnya dengan iklim di daerah perkotaan.

4. Cukup bukaan

Rumah juga harus memiliki banyak bukaan yang memungkinkan udara alami masuk. Ini bisa menjadi solusi untuk rumah dengan langit-langit yang lebih rendah.

5. Ventilasi silang

Jendela dalam satu ruangan ini tampaknya tidak cukup. Dalam rangka pertukaran udara adalah berjalan baik, perlu dibuat ventilasi silang (cross ventilation), setidaknya dengan dua buah jendela atau lubang angin yang berhadapan.

6. Dinding Styrofoam

Dinding styrofoam digunakan dalam studio rekaman sebagai peredam suara. Namun, ternyata struktur styrofoam yang terdiri dari butiran ini tidak bisa menghantarkan panas. Hal ini membuat styrofoam jadi isolasi termal yang baik.

7. Turbin Ventilator

Dipasang di atap, turbin ventilator dilengkapi dengan sirip-sirip untuk menangkap angin. Angin yang berhembus, ditangkap sirip dan mengalir ke ruang, sehingga sirkulasi udara di ruangan lancar.

8. Kaca Film

Ada beberapa jenis kaca film yang beredar di pasaran: hanya untuk menjaga privasi, keamanan rumah, dan untuk menolak panas matahari ke dalam rumah. Jenis kaca film ini terakhir mulai banyak digunakan di bangunan atau perumahan konsep eco-friendly — yang menginginkan sinar matahari tapi tidak membuat kamar menjadi gerah.

9. Perbanyak Tanaman

Tanaman yang rindang di Taman rumah yang dapat membuat rumah menjadi dingin. Namun, apa yang akan terjadi jika halaman rumah terbatas? Solusi, Anda dapat tumbuh tanaman merambat atau tanaman menggunakan yang merambat di dinding. Selain menciptakan suasana adem, tanaman juga memasok oksigen untuk penghuninya.

10. Gunakan kipas angin

Suhu udara bergerak lebih rendah daripada udara yang diam. Pada malam hari untuk menempatkan kipas angin di jendela untuk membawa udara sejuk. Kipas di atap rumah juga dapat digunakan.

11. mengubah kipas angin jadi AC.

bagaimana? Tempat sewadah bongkahan es atau air dingin di depan kipas angin.

12. menemukan sumber panas

Cara lain yang harus diketahui di samping untuk mendinginkan rumah adalah untuk menemukan penyebab yang membuat gerah. Biasanya rumah tangga dapat mengeluarkan panas yang berlebihan yang membuat kenaikan suhukamar tanpa kita ketahui. Jika Anda pergi keluar, mematikan semua peralatan listrik untuk mencegah limbah dan pengeluaran panas yang berkelanjutan dari alat-alat listrik tidak digunakan. Jika Anda menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, mencoba menggunakan peralatan yang menghasilkan panas hanya ketika udara/cuaca tidak sedang panas-panasnya.

13. kelembaban

Kelembaban membuatnya merasa lebih panas dan pengap. Mencuci pakaian kotor dan kain di pagi atau sore hari saja. Jika kamar mandi, Ruang cuci pakaian, atau dapur, buka ventilasinya. Berinvestasi dengan membeli alat pengurangan kelembaban.

14. Penataan lansekap

Bila Anda mengatur lansekap hunian, perhatikan juga pohon-pohon di sekelilingnya. Tidak memotong pohon-pohon yang ada kecuali terpaksa. Tanam pohon yang kokoh (berakar naik), tanaman menjalar untuk tembok luar rumah. Hindari penggunaan batu yang dapat menyerap panas, seperti semen dan aspal, yang terlalu dekat ke kediaman.

15. Buat kolam

Elemen Air di dalam selain menambah estetika, dapat juga digunakan untuk memberikan kesan sejuk. Akan lebih baik jika di sekitar kolam ditanam dengan tanaman dan rumput yang dapat menyerap panas.

16. Gunakan lampu hemat energi

Lampu fluorescent akan menghabiskan lebih sedikit energi dan penggunaan lebih lama dari lampu model lama. Meskipun mahal, dalam jangka panjang konsumsi energi Anda akan kurang dan biaya lebih murah.
Source: http://www.beritainfo.web.id/16-cara-agar-rumah-jadi-sejuk-tanpa-ac/